WELCOME TO MY BLOG
FAQIH MUTA'ALIM

Selasa, 17 November 2015

Apakah hanya Paris yang bisa membuat menangis?

Atas nama kemanusiaan, kita terhentak ketika lebih dari 150 orang roboh meregang nyawa di Paris, Prancis Jumat malam (13/11). Tujuh titik di kota mode itu dikoyak oleh serangan mematikan. Tak terkecuali titik di mana Presiden Prancis, Francois Hollande sedang menikmati pertandingan bola, stadion Stade de France.
Atas nama kemanusiaan pula, Presiden Rusia, Vladimir Putin dengan tegas menyatakan Rusia sangat mengecam pembunuhan tak berperikemanusiaan ini dan siap memberikan semua bantuan untuk menginvestigasinya. Ucapan “bijak” seperti itu dengan mudah keluar dari mulut Putin, semudah ribuan roket meluncur dan menyasar penduduk sipil di Suriah.
Peragaan sok bijak juga dilakukan oleh NATO dan Amerika Serikat. Untuk insiden Paris, sejuta karangan bunga mereka kirimkan, berlapis janji dan kecaman. Sementara, di Suriah mesin perang mereka terus menyalak, mencabut nyawa-nyawa sipil atas nama perang melawan terorisme. Padahal, justru rakyat Suriah itu adalah korban terorisme hasil persekongkolan Basar Asad dengan negara-negara pendukungnya.
Seolah tak ingin dianggap lambat tanggap seperti dalam musibah asap beberapa hari lalu, Presiden Jokowi pun dengan sigap dan cekatan turut menyatakan duka. Jokowi juga menjamin tak ada sejengkal tanah pun di Indonesia bagi tindak terorisme seperti yang terjadi di Paris. Singkat kata, seluruh dunia kompak menangis untuk Paris.

Saya Tak berdo'a untuk PARIS

Kemarin, beberapa saat setelah terror Paris, seperti kebanyakan orang, saya mengunggah gambar "Pray for Paris". Seolah saya turut bersedih. Seolah saya turut berdoa. Padahal tidak!

Pagi ini saya memutuskan untuk menghapus gambar-gambar itu dari beberapa akun media sosial yang saya punya. Saya tidak berdoa untuk Paris. Tak. Dan mengapa saya harus melakukannya? Mengapa saya harus mengutuk sebuah kejadian di mana seekor anjing yang dilatih untuk menyerang orang lain menggigit teman dari tuannya sendiri?

Saya bosan dengan semua sentimen Islamofobik yang memojokkan Islam. Saya muak dengan semua permaianan politik tingkat tinggi yang dirancang sedemikian rupa untuk mencitrakan Islam sebagai agama teror. Saya jengah dengan semua pemberitaan yang menggiring kesadaran publik pada keyakinan bahwa Islam adalah biang kerok di balik semua petaka yang menimpa dunia.

Sementara kita sering mengabaikan betapa Amerika Serikatlah yang punya andil besar untuk membentuk dan mempersenjatai ISIS. Dan apakah ISIS adalah representasi Islam dan kaum Muslim? Tentu bukan!

Kita lupa bahwa negara-negara Barat juga punya andil penting dalam berbagai peperangan yang terjadi di belahan bumi lainnya. Siapa yang tak terlibat dalam genosida paling terstruktur di Palestina? Dan berapa banyak negara Barat yang tak turut mengirimkan pasukan bersenjata untuk menghancurkan Irak dan Afghanistan? Sedikit sekali!

Betapa naif jika kita hanya mengutuk ISIS sementara melupakan kejahatan perang yang dilakukan Amerika Serikat dan negara-ngara Barat lainnya di aneka belahan dunia? Jika memang mereka tak suka kejahatan terhadap kemanusiaan, jika mereka mengutuk semua aksi pembunuhan terhadap warga sipil yang tak bersalah, tak usah melihat apa agama si pelaku teror. Tak usah tebang pilih! Kutuk dan bencilah semuanya: Semua yang menbunuh, semua yang melakukan kejahatan kemanusiaan, adalah musuh kita semua!

Hentikan semua produksi senjata. Tarik semua pasukan dari daerah perang. Sungguh-sungguhlah dalam menciptakan perdamaian dunia--yang bukan cuma retorika. Berhentilah merasa menjadi pejuang kemanusiaan padahal di saat yang sama melakukan pembunuhan lainnya atas nama kemanusiaan.

Mengapa begitu mudah membuat aksi solidaritas untuk mendukung negara tertentu, sementara begitu sulit menyatakan dukungan untuk negara-negara Muslim yang jutaan warganya menjadi korban setiap tahunnya? Mengapa takut dan enggan untuk membela orang Islam? Mengapa harus selalu sama dengan sikap Amerika dan negara-negara sekutunya? Mengapa media begitu tak adil sekaligus hipokrit?

Saya tak berdoa untuk Paris. Meski saya bersedih atas kematian dan korban yang jatuh dalam tragedi 13 November lalu di sana. Saya mendoakan mereka sebagai sesama manusia. Saya berdoa untuk kemanusiaan kita, juga untuk kenaifan dan kebodohan kita melihat situasi yang sedang terjadi. Semoga kita semua sadar bahwa ini bukan tentang Paris saja. Saya berdoa untuk semua tragedi kemanusiaan di belahan dunia manapun. Saya mengutuk semua yang melakukan teror dan kejahatan terhadap kemanusiaan, apapun agamanya.

... Dan, ya, terorisme tak punya agama!

Kamis, 12 November 2015

Akhlak dan Postingan

Akhlak dan Postingan merupakan 2 hal yang sangatlah berbeda.
Namun, ada saja orang yang menyama-nyamakannya.
.
Akhlak merupakan sikap seseorang yang berasal dari dalam dirinya . Sedangkan, Postingan adalah sebuah media untuk saling berbagi . Entah itu berbagi kebaikan atau yang lainnya.
.
Ada yang bilang “ Postingan nya tentang dakwah-dakwah . tapi akhlaknya masih kayak gelas pecah (berantakan). ”
Ada juga yang bilang “ benahi dulu deh perilakunya , baru ngepost tentang agama. ”
Yang bilang seperti “ sok alim kamu. perilaku masih kek gitu aja udah berani ngepost tentang agama .” juga ada .
.
Rasanya seperti tersayat jika mendengar perkataan seperti itu.
Tapi apa daya…
Saya hanyalah manusia biasa . Saya juga masih dalam tahap belajar.
Saya masih dalam tahap memperbaiki diri.
Mungkin banyak orang yang tidak suka dengan postingan saya dan menganggap saya sok alim lah, sok ngerti agama lah , ato yang lainnya.
Tapi saya hanya bisa diam dan mendengarkannya sembari berdo'a “ YaAllah… berikanlah hidayahMu kepada mereka. ” serta terus mengintrospeksi supaya jadi lebih baik lagi.
.
Orang yang ngeposting tentang agama itu belum tentu sempurna akhlaknya.
tapi mereka mau menebar benih kebaikan walaupun itu hanya sebesar biji zarroh. .
Jadi…jangan langsung mengkritik orang yang ngepost nya tentang agama.
Lebih baik…
yok bareng-bareng tebar benih kebaikan untuk bekal di Akhirat

Sabtu, 07 November 2015

Inilah posisi tidur yang tidak diperbolehkan

Tahukah Anda? Tidur dengan posisi tengkurap atau telungkup ternyata tak baik menurut pandangan Islam. Namun apa sebabnya?

Diriwayatkan Thakhfah Al-Ghifari RA, salah seorang sahabat Nabi yang tinggal di Masjid Nabawi berkata, "Aku tidur di masjid pada akhir malam, kemudian ada orang yang mendatangiku sedangkan aku tidur dengan posisi tengkurap. Lalu berkata: “Bangunlah dari tengkurapmu, karena tidur yang demikian adalah tidurnya orang-orang yang dimurkai Allah.” Kemudian aku angkat kepalaku, maka ketika kulihat ia adalah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka akupun kemudian bangkit." (HR. Al-Bukhari)

Sementara dalam riwayat lainnya, Ibnu Majah dikisahkan bahwa kemudian Nabi berkata, "Ada apa denganmu sehingga tidur dengan posisi seperti ini (tengkurap), tidur seperti ini adalah tidurnya orang yang dibenci atau dimurkai Allah Subhanahu wa Ta`ala."

Melalui hadits tersebut jelas bahwa tidur tengkurap merupakan larangan. Bahkan Allah SWT sangat membenci perbuatan tersebut.

Adapun sebab dibencinya tidur dengan posisi tengkurap diterangkan dalam hadits dari Abu Dzar RA. Ia berkata, "Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam lewat di sisiku sementara aku sedang tidur tengkurap, dan beliau bersabda: ‘Wahai Junaidab, sesungguhnya tidur seperti ini adalah tidurnya penghuni neraka’." (HR. Ibnu Majah, no. 3724)

Menurut pandangan Islam, adab tidur yang baik adalah dengan posisi miring ke kanan dan meletakkan tangan di bawah pipi. Hal ini berdasarkan hadits riwayat Bukhari dan Muttafaq Alaih.

Arti jerawat yang muncul diwajah

Heii guyss..!! Kali ini saya akan membahas tentang jerawat yang sedang dialami banyakk orang disekitar kita termasuk saya juga sihh heheheh :v
Dan kali ini akhirnya terungkap juga Arti Sebenarnya Jerawat Yang Muncul diwajah kita!!!
Masalah pada kulit wajah seperti jerawat bukan merupakan hal asing yang dialami setiap wanita. Jerawat yang muncul terus-menerus dan sulit hilang, bisa jadi bukan karena produk yang Anda pakai tetapi justru pertanda dari dalam tubuh Anda.  Sebab nyatanya jerawat bisa bercerita tentang kondisi tubuh kita. Jerawat pada area tertentu di wajah kita dapat menjadi panduan Anda untuk mengubah pola hidup menjadi lebih sehat. Yuk, ketahui penyebabnya dan cara mencegahnya agar tidak muncul kembali.
Dahi bagian Atas:  Masalah Pencernaan
Bisa jadi Anda saat ini dalam mengalami masalah pencernaan akibat makanan yang Anda konsumsi. Coba mulai hindari makanan cepat saji, dan perbanyak makanan atau minuman yang mengandung antioksidan seperti green tea, air lemon, dan berries.
Dahi bagian Bawah: Masalah Jantung
Jerawat yang muncul di bagian bawah dahi Anda biasanya dikaitkan dengan masalah yang berasal dari pikiran dan semangat Anda. Hal ini terjadi akibat waktu tidur yang tidak teratur, stress, depresi, serta peredaran darah yang kurang lancar. Untuk mencegahnya Anda dapat mencoba beristirahat lebih awal, dan melakukan relaksasi seperti berpergian, spa, atau meditasi.
Area Hidung: Masalah Jantung
Sama halnya seperti area dahi bagian bawah, jerawat pada area hidung juga menandakan adanya masalah dengan jantung Anda. Tapi, Anda tidak perlu parno berlebihan. Sebab, masalah jantung ini bukan terkait masalah kesehatan yang berat dan membahayakan, melainkan terkait masalah stress dan tekanan darah Anda yang kurang stabil, sekali lagi, coba untuk melakukan relaksasi seperti berpergian bersama kerabat, ataupun shopping.
Area Alis Mata: Fungsi Hati
Jerawat yang sering muncul pada bagian area alis, maupun bagian sekitar mata pertanda fungsi hati Anda sedang terganggu. Hal ini dapat disebabkan oleh konsumsi makanan yang mengandung tinggi lemak, dan alkohol. Perbanyak minum air putih agar dapat menetralisir toksin yang terdapat dalam tubuh Anda.
Area Kuping: Masalah Ginjal
Memang hal ini jarang sekali terjadi, tetapi apabila Anda pernah mengalaminya secara terus-menerus, coba perhatikan kembali kesehatan ginjal Anda. Kurangi makanan yang mengandung banyak garam, dan kafein serta perbanyak minum air putih agar kesehatan organ ginjal Anda dapat terjaga.
Pipi bagian kanan: Masalah Paru-paru
Jerawat pada bagian pipi sering sekali muncul, hal ini disebabkan oleh alergi, saluran pernafasan, dan asap rokok. Nah, bagi Anda yang suka merokok, coba hindari hal tersebut, selain menjaga tubuh tetap sehat, Anda akan terhindar dari masalah paru-paru juga masalah kulit wajah.
Area Mulut dan bagian tengah Dagu: Masalah Perut
Pada bagian ini, Anda harus lebih memperhatikan kondisi perut Anda, coba hindari makanan instan, dan perbanyak makanan yang mengandung serat seperti sayuran, dan buah-buahan. Masalah pada dagu juga dapat dikaitkan dengan masalah perut lainnya seperti konstipasi atau sulit buang air besar.
Area samping bagian Dagu: Masalah Reproduksi dan Ginjal
Tenang saja, hal ini biasa terjadi apabila Anda sedang mengalami menstruasi, atau hormon yang sedang tidak seimbang, sehingga kerja ginjal Anda menjadi lebih berat. Masalah pada jerawat ini sering sekali mengakibatkan stress, jadi cobalah untuk relax dan tersenyum.
Nah itulah arti dari jerawat yang muncul pada bagian wajah. So, apa cerita di balik jerawat Anda? Jika sudah temukan jawabannya, segeralah perbaiki pola hidup dan berusahalah untuk selalu menerapkan gaya hidup sehat agar tubuh Anda makin sehat dan kulit pun, semakin cantik terawat. Semoga bermanfaat yaa guys!

7 Perkara yang lebih Besar daripada Dosa

Segala perbuatan tercela yang tidak sesuai dengan syariat Islam akan mendapatkan dosa. Besar kecilnya dosa tidak dapat diukur oleh manusia, hanya Allah SWT yang berhak atas segala perbuatan kita.
Kita manusia tidak dapat menghitung dosa yang kita terima. Alangkah lebih baiknya kita tidak melakukan perbuatan dosa karena yang kita kira dosa kecil barangkali akan menjadi dosa besar yang ditimpakan pada kita.
Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu pernah menguraikan adanya beberapa hal yang lebih besar daripada dosa. Demikian pula Ibnul Qayyim Al Jauziyah dan para ulama lainnya.
Berikut ini adalah tujuh perkara yang lebih dosa daripada dosa :
• Meremehkan Dosa
Jangan sekali-kali meremehkan dosa, dosa sekecil apapun itu, hal sepele apapun yang menimbulkan dosa, sebaiknya jangan pernah meremehkannya. Hal itu malah akan membuat dosa yang lebih besar.
• Bangga setelah berbuat dosa
Apa yang perlu dibanggakan dari dosa? Siapa yang bahagia setelah berbuat dosa? Ketahuilah, gembira setelah berbuat dosa adalah lebih dosa dari dosa itu sendiri.
• Merasa Aman dari Allah SWT saat Berbuat Dosa
Merasa aman dan tidak diawasi oleh Allah SWT saat berbuat dosa adalah perbuatan yang lebih dosa daripada dosa yang ia kerjakan itu.
• Merasa Aman dari Akibat Buruk Dosa
Merasa aman walaupun berbuat dosa, tidak merasa salah setelah berbuat dosa. Merasa aman di alam kubur dan tidak takut akan siksa neraka, adalah lebih berdosa daripada dosa yang ia perbuat.
• Memamerkan Dosa
Siapapun yang memamerkan dosa yang telah diperbuat, maka ia akan lebih berdosa daripada dosa yang ia lakukan sendiri.
• Mengajak Orang Lain untuk Berbuat Dosa
Sungguh besar dosa orang yang mengajak orang lain untuk berbuat dosa. Cukup diri sendiri yang berdosa, jangan ajak orang lain untuk berbuat dosa pula.
Menyesal tidak bisa Berbuat Dosa
Poin ketujuh ini adalah yang paling buruk
• Menyesal ketika tidak jadi melakukan dosa.
Hal ini sungguh-sungguh lebih berdosa daripada dosa yang akan dilakukan sendiri.
Itulah ketujuh hal yang lebih dosa daripada dosa, jangan sampai kita termasuk golongan orang-orang seperti itu

Sosok Seorang Ayah yang Jarang Diketahui Anak-anaknya

RAHASIA BESAR SEORANG AYAH YANG TIDAK DIKETAHUI SEORANGA ANAK BAHKAN SETIAP ANAK DIDUNIA.
Mungkin ibu lebih kerap menelpon untuk menanyakan keadaanku setiap hari, tapi apakah aku tahu, bahwa sebenarnya ayahlah yang mengingatkan ibu untuk meneleponku?
Semasa kecil, ibukulah yang lebih sering menggendongku. Tapi apakah aku tau bahwa ketika ayah pulang bekerja dengan wajah yang letih ayahlah yang selalu menanyakan apa yang aku lakukan seharian, walau beliau tak bertanya langsung kepadaku karena saking letihnya mencari nafkah dan melihatku terlelap dalam tidur nyenyakku.
Saat aku sakit demam, ayah membentakku “Sudah diberitahu, Jangan minum es!” Lantas aku merengut menjauhi ayahku dan menangis didepan ibu.
Tapi apakah aku tahu bahwa ayahlah yang risau dengan keadaanku, sampai beliau hanya bisa menggigit bibir menahan kesakitanku.
Ketika aku remaja, aku meminta izin untuk keluar malam. Ayah dengan tegas berkata “Tidak boleh! ”Sadarkah aku, bahwa ayahku hanya ingin menjaga aku, beliau lebih tahu dunia luar, dibandingkan aku bahkan ibuku?
Karena bagi ayah, aku adalah sesuatu yang sangat berharga. Saat aku sudah dipercayai olehnya, ayah pun melonggarkan peraturannya.
Maka kadang aku melanggar kepercayaannya. Ayahlah yang setia menunggu aku diruang tamu dengan rasa sangat risau, bahkan sampai menyuruh ibu untuk mengontak beberapa temannya untuk menanyakan keadaanku, ”dimana, dan sedang apa aku diluar sana.”
Setelah aku dewasa, walau ibu yang mengantar aku ke sekolah untuk belajar, tapi tahukah aku, bahwa ayahlah yang berkata: Ibu, temanilah anakmu, aku pergi mencari nafkah dulu buat kita bersama.
Disaat aku merengek memerlukan ini – itu, untuk keperluan kuliahku, ayah hanya mengerutkan dahi, tanpa menolak, beliau memenuhinya, dan cuma berpikir, kemana aku harus mencari uang tambahan, padahal gajiku pas-pasan dan sudah tidak ada lagi tempat untuk meminjam.
Saat aku berjaya. Ayah adalah orang pertama yang berdiri dan bertepuk tangan untukku. Ayahlah yang mengabari sanak saudara, ”anakku sekarang sukses.” Walau kadang aku cuma bisa membelikan baju koko itu pun cuma setahun sekali. Ayah akan tersenyum dengan bangga.
Dalam sujudnya ayah juga tidak kalah dengan doanya ibu, cuma bedanya ayah simpan doa itu dalam hatinya. Sampai ketika nanti aku menemukan jodohku, ayahku akan sangat berhati – hati mengizinkannya.
Dan akhirnya, saat ayah melihatku duduk diatas pelaminan bersama pasanganku, ayahpun tersenyum bahagia. Lantas pernahkah aku memergoki, bahwa ayah sempat pergi ke belakang dan menangis? Ayah menangis karena ayah sangat bahagia. Dan beliau pun berdoa, “Ya Alloh, tugasku telah selesai dengan baik. Bahagiakanlah putra putri kecilku yang manis bersama pasangannya.
”Pesan ibu ke anak untuk seorang Ayah”
Anakku..
Memang ayah tidak mengandungmu,
tapi darahnya mengalir di darahmu, namanya melekat dinamamu …
Memang ayah tak melahirkanmu,
Memang ayah tak menyusuimu,
tapi dari keringatnyalah setiap tetesan yang menjadi air susumu …
Nak..
Ayah memang tak menjagaimu setiap saat,
tapi tahukah kau dalam do’anya selalu ada namamu disebutnya …
Tangisan ayah mungkin tak pernah kau dengar karena dia ingin terlihat kuat agar kau tak ragu untuk berlindung di lengannya dan dadanya ketika kau merasa tak aman…
Pelukan ayahmu mungkin tak sehangat dan seerat bunda, karena kecintaanya dia takut tak sanggup melepaskanmu… Dia ingin kau mandiri, agar ketika kami tiada kau sanggup menghadapi semua sendiri..
Bunda hanya ingin kau tahu nak..
bahwa…
Cinta ayah kepadamu sama besarnya dengan cinta bunda..
Anakku…
Jadi didirinya juga terdapat surga bagimu… Maka hormati dan sayangi ayahmu.
THANKS DAD
Silahkan sebarkan tulisan sederhana ini kepada semua temanmu, supaya kita semua tahu rahasia besar seorang ayah.

Rabu, 04 November 2015

Keutamaan berwudhu sebelum tidur

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan keutamaan berwudhu sebelum tidur.
Orang yang berwudhu sebelum tidur, akan didoakan malaikat.
•••
Dari Abdullah bin Umar radliyallaahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
•••
“Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia
tidak akan bangun hingga malaikat berdoa ‘Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam
keadaan suci.'” (HR. Ibn Hibban 3/329. Syuaib Al-Arnauth mengatakan, Perawi hadis ini termasuk
perawi kitab shahih. Hadis ini juga dinilai shahih oleh Al-Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib
I/37)
•••
Al-Hafidz Ibnu Hajar menjelaskan beberapa manfaat berwudhu sebelum tidur,
•••
Ada banyak manfaat dari berwudhu sebelum tidur, diantaranya, orang itu tidur dalam kondisi suci,
agar ketika kematian menjemputnya, dia berada dalam keadaan sempurna. Dari hadis ini juga terdapat
pelajaran agar kita selalu menyiapkan diri menghadapi kematian, dengan menyucikan hati. Karena
kesucian hati lebih diutamakan dari pada kesucian badan…, lebih ditekankan lagi untuk orang yang
sedang berhadas, terutama orang junub, agar bisa kemabli segar atau memicu untuk mandi. Sehingga dia
bisa tidur suci dari semua hadats. Kemudian, diantara manfaat wudhu ini, untuk mengundang mimpi yang
baik, dan dijauhkan dari permainan setan ketika tidur. (Fathul Bari, 11/110)

Selasa, 03 November 2015

Resiko Murtad

RESIKO MURTAD
.
Islam adalah anugerah yang tiada tara. Satu-satunya agama yang diridhai oleh Allâh Azza wa Jalla di
dunia dan akherat . Allâh Azza wa Jalla berfirman:
"Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)
daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi" (QS. Ali-‘Imrân: 85)
.
Perbuatan seseorang akan diakui bila ia telah memeluk Islam. Allâh Azza wa Jalla berfirman:
"Dan Kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan, lalu Kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang
berterbangan" (QS. Al-Furqân:23)
.
.
DEFINISI MURTAD
Istilah murtad menurut syariat, orang murtad adalah seorang Muslim yang menjadi kafir setelah
keislamannya, tanpa ada paksaan, dalam usia tamyiiz (sudah mampu memilah dan memilih perkara, antara
yang baik dari yang buruk-pen.) serta berakal sehat.
.
SANKSI BAGI ORANG MURTAD
.
a. Amal Ibadahnya Terhapus
b. Haknya Sebagai Seorang Muslim Sirna
c. Haram Menikahi Seorang Muslimah. Apabila Telah Menikah, Maka Otomatis Pernikahannya Batal Demi
Hukum
d.Tidak Boleh Menjadi Wali Dalam Pernikahan
e. Tidak Mewarisi Dan Tidak Diwarisi Hartanya
f. Jika Mati, Tidak Dishalati, Tidak Dikafani Serta Tidak Boleh Didoakan
g. Jika Mati, Tida Boleh Dimakamkan Di Pemakaman Muslimin
h. Jika Mati Dalam Keadaan Murtad, Tidak Boleh Dimintakan Ampunan Baginya
i. Kaum Muslimin Memberikan Berita Buruk Ketika Melewati Kuburnya
j. Sembelihannya Haram Bagi Kaum Muslimin
k. Persaksiannya Ditolak
l. Tidak Boleh Memasuki Tanah Suci (Tanah Haram)
.
.
Oleh karena itu kemurtadan adalah bencana bagi pelaku baik di dunia terlebih di akhirat, sehingga
setiap Muslim harus ekstra hati-hati darinya, agar tidak terjerumus ke dalamnya. Semoga kita dan
keluarga kita dijauhkan dari bencana seperti ini dan diwafatkan dalam keadaan husnul khotimah
memegangi akidah Islamiyyah, sehingga kelak dikumpulkan dengan penduduk Jannah. Amin
.
.

Isi surat Al munafiqun ayat 9 - 11

Surat Al Munafiqun ayat 9 - 11
Peringatan kepada kaum mukmin agar tidak tersibukkan oleh dunia sehingga melalaikan diri dari beribadah kepada Allah Subhaanahu wa Ta'aala, dan ajakan kepada mereka untuk beramal saleh dan berinfak di jalan Allah sebelum ajal tiba.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلا أَوْلادُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ (٩) وَأَنْفِقُوا مِنْ مَا رَزَقْنَاكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ فَيَقُولَ رَبِّ لَوْلا أَخَّرْتَنِي إِلَى أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُنْ مِنَ الصَّالِحِينَ (١٠) وَلَنْ يُؤَخِّرَ اللَّهُ نَفْسًا إِذَا جَاءَ أَجَلُهَا وَاللَّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ (١١)
Terjemah Surat Al Munafiqun Ayat 9-11
9. [30]Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah harta bendamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah[31]. Dan barang siapa berbuat demikian[32], maka mereka itulah orang-orang yang rugi[33].
10. Dan infakkanlah[34] sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu[35] sebelum kematian datang kepada salah seorang di antara kamu; lalu dia berkata (menyesali)[36], "Ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda (kematian)ku sedikit waktu lagi[37], maka aku dapat bersedekah[38] dan aku akan termasuk orang-orang yang saleh[39]."
11. Dan Allah tidak akan menunda (kematian) seseorang apabila waktu kematiannya telah datang. Dan Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan[40].
Tafsir: 

[30] Allah Subhaanahu wa Ta'aala memerintahkan hamba-hamba-Nya yang mukmin untuk banyak mengingat-Nya, karena di sana terdapat keberuntungan dan kebaikan yang banyak, dan melarang mereka dibuat sibuk oleh harta dan anak-anak mereka sampai lalai mengingat Allah. Hal itu, karena jiwa manusia diciptakan dengan keadaannya yang senang kepada harta dan anak, namun jika sampai diutamakan di atas kecintaan dan ketaatan kepada Allah, maka dapat mengakibatkan kerugian yang besar seperti saat dikumandangkan azan Jum’at untuk shalat Jum’at, tetapi ia masih saja sibuk berdagang.

Penghuni Neraka Jahannam

INILAH PENGHUNI NERAKA JAHANAM 
Kala itu Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yang tak biasa. Namun, Jibril terlihat berbeda. Raut wajah yang tak biasa.
Maka Rasulullah SAW bertanya:
"Mengapa aku melihat kau berubah muka (wajah)?" Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya".
Lalu Rasullulah Saw bersabda:
"Ya Jibril, jelaskan padaku sifat Jahannam".
Jawabnya: "Ya. Ketika Allah menjadikan Jahanam, maka dinyalakan selama 1000 tahun sehingga merah, kemudian dilanjutkan 1000 tahun sehingga putih, kemudian 1000 tahun sehingga hitam, lalu menjadi hitam gelap, tidak pernah padam nyala dan baranya.
Demi Allah, andaikan terbuka sebesar lubang jarum niscaya akan dapat membakar semua penduduk dunia karena panasnya. Demi Allah, andaikan satu baju ahli neraka itu digantung di antara langit dan bumi niscaya akan mati penduduk bumi karena panas dan basinya.
Demi Allah, andaikan satu pergelangan dari rantai yang disebut dalam Al-Quran itu diletakkan di atas bukit, niscaya akan cair sampai ke bawah bumi yg ke 7.
Demi Allah, andaikan seorang di ujung barat tersiksa, niscaya akan terbakar orang-orang yang di ujung timur karena sangat panasnya. Jahannam itu sangat dalam, perhiasannya besi dan minumannya air panas bercampur nanah, dan pakaiannya adalah potongan-potongan api.
Api neraka itu ada 7 pintu, jarak antar pintu sejauh 70 tahun, dan tiap pintu panasnya 70 kali dari pintu yg lain".
Dikatakan dalam Hadist Qudsi:
"Bagaimana kamu masih boleh melakukan maksiat sedangkan kamu tak dapat bertahan dengan panasnya terik matahariKu. Tahukah kamu bahwa neraka jahanamKu itu: mempunyai 7 tingkat.
Setiap tingkat mempunyai 70.000 daerah. Setiap daerah mempunyai 70.000 kampung. Setiap kampung mempunyai 70.000 rumah. Setiap rumah mempunyai 70.000 bilik. Setiap bilik mempunyai 70.000 kotak. Setiap kotak mempunyai 70.000 batang pokok zaqqum.
Di bawah setiap pokok zaqqum mempunyai 70.000 ekor ular. Di dalam mulut setiap ular yang panjangnya 70 hasta mengandung lautan racun yang hitam pekat. Dan di bawah setiap pokok zaqqum terdapat 70.000 rantai. Setiap rantai diseret oleh 70.000 malaikat".
"Api yang ada sekarang ini, yang digunakan bani Adam untuk membakar hanyalah 1/70 dari api neraka jahannam" (HR. Bukhari-Muslim). "Apabila neraka itu melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka akan mendengar kegeraman dan suara nyalanya". (QS. Al-Furqan: 11).
"Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya, mereka mendengar suara neraka yang mengerikan, sedang neraka itu menggelegak, hampir-hampir (neraka) itu terpecah lantaran marah". (QS. Al-Mulk: 7).
Air di jahannam adalah hamim (air panas yang menggelegak), anginnya adalah samum (angin yang amat panas), sedang naungannya adalah yahmum (naungan berupa potongan-potongan asap hitam yang sangat panas) (QS. Al-Waqi'ah: 41-44).
Rasulullah Saw meminta Jibril untuk menjelaskan satu per satu mengenai pintu-pintu neraka tersebut.
"Pintu pertama dinamakan Hawiyah (arti harfiahnya: jurang), yang diperuntukkan bagi kaum munafik dan kafir. Pintu ke 2 dinamakan Jahim, yang diperuntukkan bagi kaum musyrikin; Pintu ke 3 dinamakan Saqar, yang diperuntukkan bagi kaum shobiin atau penyembah api; Pintu ke 4 dinamakan Ladha, diperuntukkan bagi iblis dan para pengikutnya; Pintu ke 5 dinamakan Huthomah (artinya: menghancurkan hingga berkeping-keping), diperuntukkan bagi kaum Yahudi; Pintu ke 6 dinamakan Sa'ir (arti harfiahnya: api yang menyala-nyala), diperuntukkan bagi kaum kafir.
Rasulullah bertanya: "Bagaimana dengan pintu ke 7?"
Sejenak malaikat Jibril seperti ragu untuk menyampaikan siapa yang akan menghuni pintu ketujuh. Akan tetapi Rasulullah Saw mendesaknya sehingga akhirnya Malaikat Jibril mengatakan, "Pintu ke 7 diperuntukkan bagi umatmu yang berdosa besar dan meninggal sebelum mereka mengucapkan kata taubat".
Mendengar penjelasan yang mengagetkan itu, Rasulullah Saw pun langsung pingsan, Jibril lalu meletakkan kepala Rasulullah Saw di pangkuannya sehingga sadar kembali dan sesudah sadar beliau bersabda: "Ya Jibril, sungguh besar kerisauan dan sangat sedihku, apakah ada seorang dari umat ku yang akan masuk ke dalam neraka?" Jawabnya: "Ya, yaitu orang yg berdosa besar dari umatmu."
Nabi Muhammad SAW lalu menangis, Jibril pun ikut menangis. Kemudian Nabi langsung masuk ke dalam rumahnya dan tidak keluar kecuali untuk sembahyang. Setelah kejadian itu, beliau tidak berbicara dengan siapapun selama beberapa hari, dan ketika sholat beliau pun menangis dengan tangisan yang sangat memilukan.